Senin, 10 Oktober 2011

Misteri jembatan Muara Rupit



Muara Rupit sebuah kecamatan yang  terletak di kabuten Musi Rawas. Rawas adalah nama sebuah sungai yang memiliki ukuran lebar ±500 meter membentang dari Rawas Ulu hingga ke laut China selatan. Sungai itulah yang memisahkan kecamatan tersebut menjadikan ia berseberangan. Bagi menghubungi keduannya maka dibuatlah jembatan, bukan hanya sebatas memenuhi bagi daerah setempat tapi menjadi lintas Sumatra yang dilewati berbagai jenis kendaraan baik dari Palembang itu sendiri maupun dari pulau Jawa menuju Medan, Padang dan Provinsi-provinsi  lainya. Jembatan tua yang berumur setengah abad tersebut dibangun semasa penjajahan Belanda sampai kini masih kelihatan kokoh meskipun tanda-tanda penuaan pada bangunan jelas kelihatan. Lumut-lumut yang menghingapi, beton binaan telah berwarna kusam namun ia tak kunjung ambruk. Padahal air yang mengalir di bawahnya sangat deras dihantar dari penghulu sungai Rawas Ulu berakhirnya ke laut China. Laluan sungai  tersebut merupakan transportasi vital bagi rakyat setempat menjadi penghubung bagi daerah di hulu dan hilir sungai. Disebabkan Muara Rupit berada di kawasan strategis yang menjadi transit ke berbagai daerah tujuan. Juga tempat masyarakat desa-desa lainya yang terletak berhampiran membeli barang kebutuhan harian.


Pemerintah setempat menyadari hal ini dikuatirkan tertimpa petaka bagi masyarakat yang melaluinya maka dibangunlah jembatan baru berhampiran dengan jembatan lama dalam jarak tidak beberapa jauh. Pemerintah setempat juga menghimbaukan kepda masyarakat agar tidak digalakkan melewatinya. Bila dipandang dari jarak beberapa meter jembatan tua tersebut tersergam bagaikan ogokan batu yang membentuk bukit sesui dengan arsitek bangunan membentuk gelombang melekuk pada tembok dinding jembatan.  Suasana yang menyeramkan akan sangat terasa ketika waktu malam hari, unsur-unsur mistis sering terdengar seiring bunyi deru air dengan menggemakan berbagai bunyi misteri membuat kecut hati.

Menurut keterangan penduduk setempat yang mengaku bernama Bagong, jembatan yang menghubungkan tepian sunggai membentang selebar 500 meter itu banyak menyimpan misteri yang berlaku hampir setiap tahun menelan korban. Rata-rata para korban terbawah arus air yang menggelungi membentuk pusaran apabila terseret kedalamnya dipastikan kecil harapan untuk selamat. Terlebih lagi di musim air pasang pusaran di bawah jembatan membentuk lingkaran, bergelung serta menderumkan bunyi seperti guruh yang sangat kuat. Bagi orang yang tidak biasa menyaksikan pemadangan itu akan beridiri bulu kuduk menyaksikan keadaan yang mengerikan itu. Ketakutan itu sempat juga dirasakan oleh penduduk sekitar walaupun boleh dikatakan mereka memiliki kemahiran berenang.

Menurut penuturan penduduk yang bermukim di kawasan jembatan, pusaran air yang  melingkari berwajah raksasa di bawah jembatan memiliki daya tarik magnetis dari jarak radius 10 meter ia dapat menarik mangsanya. Bot-bot yang melewati di atas permukaan air tidak jarang mengalami naas digelungi pusaran air tersebut. Para korban yang tercampak di dalamnya hanya bisa ditemukan setelah beberapa hari kejadian terkadang telah berminggu-mingu mengapung hanyut jauh ke hilir sungai yang jaraknya bermil-mil. Adakalanya korban sudah tidak dapat dikenal lagi akibat sudah terlalu lama terapung-apung di sungai. 

Kisah pak Bangong menuturkan pengalamnya. Pernah suatu hari ia hampir menjeput ajal apabila pusaran air bawah jembatan berusaha merengutnya. Waktu itu beliau iseng menambatkan kayu terhanyut dari penghulu sungai yang terapung berhamparan beragam jenis. Kebiasaan masyarakat setempat musim air pasang orang-orang berduyung-duyun menambat kayu-kayu untuk dimamfaatkan menjadi papan atau dijadikan kayu bakar melihat jenis kayunya. Tutur pak Bagong lagi ketika ia coba menarik kayu-kayu itu dari hulu sungai dengan cara diikat di perahu kemudian ditarik perlahan ketepi sewaktu tempat pusaran misteri itu hampir mendekat sementara kayu yang dibawanya tidak berhasil ditarik ketepian sungai. Dalam jarak 10 meter perahu yang ia naiki hilang kontrol akibat mengaruh tarikan pusaran air yang bergelung deras. Tanpa pikir panjang beliau melepaskan tali yang mengikat kayu cepat-cepat mengayuh perahunya menuju jamban yang biasa dijadikan tempat pemandian masyarakat setempat sehingga beliau terselamat dari maut.


***

Senin, 03 Oktober 2011

Tips: Wanita ideal menjadi dambaan para lelaki



Wanita adalah sosok lembut dan sangat memerlukan kelembutan. Kelembutan merupakan fitrah mengingat wanita penengah dalam segala urusan. Wanita ideal hakikatnya cermin mentalitas (keimanan) yang terpancar melalui kehalusan budi pekertinya. Bukan hanya memiliki kecantikan dari sisi fisiknya saja tetepi memiliki unsur dalaman yang membuat kecantikan mejadi lebih menarik.

Pada umumnya penampilan adalah modal utama bagi kaum wanita untuk dijadikan instrument,  daya tarik dalam menyemaikan benih-benih cinta. Tapi kecantikan yang khas itu masih relatif sifatnya dan tidak ada ukuran yang pasti. Walaupun standar kecantikan yang sering dijadikan tolak ukur seperti keindahan hidung, mata, bibir, kulit, paras wajah dan yang bersifat badaniah lainya. Keindahan ini belum cukup untuk menjadikan lelaki benar-benar mengagumi wanita tersebut. Disebabkan kecantikan hanyalah dorongan hanya sebatas syahwat apabila ia telah terpenuhi maka kecantikan sudah tidak bermakna lagi dan tawar rasanya. Oleh karena itu kita tidak heran jika ada wanita yang memiliki tubuh ideal secara fisikal tapi tidak memiliki pasangan yang ideal. Rumah tangga berantakan, gonta-ganti pasangan atau hanya dimamfaatkan bagi lelaki ‘buaya darat’ sebatas memenuhi keperluannya saja setelah itu seperti kacang yang lupa kulitnya.

Kenapa hal ini terjadi?

Ada kalanya wanita tersebut cantik tetapi tidak menarik, ada juga kejelitaan yang membosankan dan tidak jarang pula wanita yang berwajah sederhana tapi dapat menyihir hati para kaum lelaki. Setiap lelaki pasti mendambakan wantia yang dikaguminya. Ia rela berkorban untuk mendapatkan, berusaha sekuat tenaga dalam merengkuh cintanya.

Apakah rahasia wanita ideal yang menjadi dambaan lelaki?

Berdasarkan cuplikan yang dikutip dari buku-buku yang membicarakan masalah yang sama, juga merujuk pembahasan pakar-pakar psikologi. Dan tak lupa pula rujukan yang terpercaya seperti hadist yang menghuraikan tentang masalah tersebut. Membahas mengenai wanita ideal yang mejadai rebutan para lelaki maka kita akan mulai mengenalnya melalui dua faktor terpenting menjadi unusr utama kecantikan itu, iaitu faktor fisik dan psikis. Perlu dibeberkan agar mejadi acuan bagi kaum hawa, apa faktor sebenarnya yang menjadi kekaguman lelaki terhadap perempuan. Dan juga memberi wawasan bagi lelaki dalam memilih karakter wanita ideal sebagai pendamping hidup.

Faktor fisik
Faktor ini merupakan daya tarik utama bagi kaum lelaki. Menurut pakar kognitif sistem kerja otak manusia dalam membuat penilaian berawal dari sesuatu yang berbentuk simbolis setelah itu baru kepada yang lebih abstrak. Wanita yang memiliki kecantikan fisik bagi leleki memiliki penilain yang berbeda-beda. Tapi dalam hal ini telah digariskan standar kecantikan yang menjadi daya tarik pada kaum wanita tersebut.

a. Kelihaian merawat wajah. Bermaksud perempuan tersebut tidak semestinya memiliki wajah yang menarik.Wajah yang dirawat dengan baik dan memilih kosmetik (make up) yang sesuai akan menampilkan pesona bagi yang memandang. Wajah kelihatan memancarkan sinergi dalam memberi daya tarikan. Tidak berlebihan memakai alat solek seperti pemerah bibir, celak, dan lainya.

b.   Pandai merawat badan. Badan yang dirawat dengan baik akan kelihatan ceria, tidak lesu, pucat, berat badan dapat dikontrol, kulit nampak bersih dan wangi. Unsur-unsur ini memberi niai lebih kepada daya tarik bagi kaum lelaki. Karena secara nalurinya tidak ada kaum lelaki yang menginginkan perempuan berwajah kusut dan semerawut.

c. Pintar menyesuaikan pakaian. Pakaian merupakan penyelaras antara keindahan tubuh dan keanggunan pakain tersebut untuk disesuaikan biarpun ia sederhana tapi menarik. Tidak berlebihan alias norak, warna yang sepadan dengan kulit dan juga tidak memberikan image negatif pada pandangan lelaki. Pakaian yang seksi kelihatan menonjolkan bentuk tubuh di sana-sini memberi daya tarik syahwat, hal ini bagi lelaki sudah menimbulan imej ‘perempuan tidak benar’. Yang hanya dikagumi bagi lelaki yang tidak benar saja.

d.  Memelihara pandangan. Tatapan maata adalah sosok yang memberikan nilai penuh makna terutama bagi kaum lelaki dalam memberi penilaian. Bagi kaum lelaki wanita yang memiliki pandangan liar, sudah mencerminkan wanita yang tidak memiliki konsiten, mudah terpengaruh dan bersikap labil.

e.  Wewangian yang sesuai. Keharuman yang memberi aura bagi wanita ialah keharuman yang beraroma lembut, tidak menyengat.

f.   Menjaga mulut, termasuklah menjaga perkataan dari banyak mengomel (merepek), suka membanding-bandingkan. Laki-laki sangt alergi dengan karakter perempuan seperti itu. Wanita yang disukai lelaki perkataanya memberikan semangat, pandai menghibur dan jujur.

Faktor psikis
Faktor ini menyangkut keperibadian wanita tersebut. Ternyata ia sangat memberi pengaruh keseriusan lelaki dalam memilih pasangan hidupnya.  Kecantikan ini juga merupakan pelengkap sekaligus penyempurna dari kecantikan fisikal. Mengungkap rahasia kepribadian lelaki, ternyata kecantikan fisikal tidaklah memberikan dorongan yang kuat dalam keseriusan memilih pasangan hidupnya ia hanyalah merupakan daya tarik yang bersifat luaran dan sementara. Adapun standar kepribadian yang menjadi daya tarik bagi kaum lelaki mengenai kepribadian wanita iaitu:


1. Jujur. Kekujuran memberi pengaruh penting dalam memilih pasangan terutama calon isteri. dari kejujuran inilah perempuan tersebut akan dipercayai memegang tanggung jawab yang amat luas dalam menjaga amanah suami, menjaga anak-anak dan mememilhara tali perkawinan. Permpuan yang bersifat jujur apa adanya, tidak sombong, tidak terlalu over acting (bergaya tinggi) sangat disukai lelaki. Menyingung masalah ini kaum lelaki akan memberi penilaian dari tutur bicara, gaya pakaian, tindak tanduk dan hobi yang dilakukan perempuan tersebut.


2. Sabar. Kenapa lelaki mendambakan wanita yang sabar?. Laki-laki menggap sosok perempuan yang sabar menjadi buruan alasannya ialah yang akan menghiburnya ketika dalam kesedihan, menjadi penguat semangatnya ketika dalam kegagalan, menjadi sumber kekuatan dalam berusaha dan mencari nafkah dan juga menjadi tempat bersemanyamnya suami dan anank-anak dalam memecahkan segala persoalan.


3. Tidak cemburuan. Meskipun kecemburuan ini penting seperti yang telah penulis uraikan dalam tulisan sebelumya, tentang perlunya sikap cemburu lihat terbitan (“cemburu merupakan hal biasa dalam cinta”) tetapi perempuan yang terlalu pecemburu dapat membuat lelaki merasa tidak kerasan berada di sapingnya alias bosanan.


3. Tidak banyak menuntut. Lelaki pada umumnya selalu berusaha untuk menjadi kebanggaan isterinya, berusaha untuk membuat sang ‘permaisuri’ merasa bahagia. Begitu juga dengan kaum wanita berusahan mencari lelaki yang dapat dijadikan pelindunganya, tempat ia mengadu dan yang terutama dapat membahagiakannya dari aspek materi. Namun kadang kala fakta berbicara lain. Dalam kondisi yang demikian perempuan yang ideal ia mampu mengimbangi keadaan pasangannya, bisa menerima kekurangan-kekurangan tersebut, pengorbanan ini selalu dipertahankan demi kasih sayangnya.


5. Lembut. Kelembutan merupakan fitrah bagi perempuan dan citra bagi sosok wanita ideal. Bagi kaum lelaki dalam menilai perempuan  mengenai kelembutan ini akan terpancar dari gaya bahasanya, tata kerama, berbicara pada tempatnya, pandai menyesuaikan diri dan mudah diatur. Mudah diatur bukan berarti ‘membeo’ tapi memiliki kebijaksanan sikap dan berlapang dada dalam menerima pendapat, saran atau masukan sang pasangan. Jelasanya tidak arogan dan kerasa kepala.


6. Memiliki wawasan. Perempuan yang berwawasan luas memiliki daya tarik tersediri bagi lelaki disebabkan ia akan mempengaruhi dalam mendidik anak-anak dan juga membentuk suasana di rumah. Menyikapi hal ini tidak semestinya perempuan tersebut memiliki kepintaran dari aspek intelektualitas dan jenjang pendidikan yang tinggi. Tapi yang dimaksud dengan wawasan di sini memiliki kelihaian yang dapat menyelaraskan hubungan rumah tangga harmonis seperti memasak, menata rumah dan kepandaian mengurus  anak-anak dan suami.


7. Kualitas keimanan. Kecantikan yang berkarisma, lelaki yang baik akan didapti perempan yang baik begitu juga sebaliknya. Sesuai dengan janji Allah dalam surah an-Nur (lihat al-Quraan). Perempuan pasti menginginkan lelaki yang bertanggung jawab, tidak serong, jujur dan berusaha keras untuk membahagiakan isteri dan anak-anaknya. Tetapi adakah si perempuan tersebut memiliki kepribadian yang siap dalam menerima kehadiaran seorang lelaki yang seperti itu. Jelas dalam perakara ini wanita itu harus memiliki kualitas keimananan yang manjadi sinergi dalam membina rumah tangga. Dari menjaga kehormatannya, pembentukan sifat dan kepribadian mengikut ketentuan syariat, menjadi pengingat dalam beribadah terutama untuk suami dan anak-anak, mengajar akhlak yang mulia dalam ruamah tanga dan selalu menjadi ‘motivator’ bagi suami dan anak-anak.


Penutup

Demikianlah uraian singkat di atas semoga dapat menambah wawasan dalam membina hubungan yang harmonis menjadikan rumah tangga sakinnah mawaddah wa rahmah. Tulisan ini bentuk keperihatinan penulis terhadap keadaan saat ini karena fakta berbicara yang mana manusia baik lelaki ataupun perempuan sudah banyak kehilangan arah dan telah bergeser dari fitrah. Geseran itu kelihatan kontras apabila diamati dari cara manusia berpikir dan menilai lebih condong kepada pengaruh materialis dan budaya yang sakit. Sehingga keindahan sesuatu selalu diukur dari segi fisiknya saja tanpa melihat kualitasnya. Hal ini menandakan mundurnya suatu perdabaan, tanda-tandanya ialah yang dijadikan unsur pengkuran nafsu bukan akal dan perasaan. Padahal kualitas sesuatu itu merupakan unsur utama yang menjadi ‘roh’ terhadap esensi keberadaannya. Inilah yang telah mulai dilupakan oleh generasi ke generasi sehingga mereka banyak terjebak dalam patamorgana kehidupan yang semu, kecantikan yang menipu, keindahan yang bersifat sementara yang pada akhirnya membawa kehancuran bagi penganutnya sendiri.

***

Sabtu, 01 Oktober 2011

Ilustrasi: CurHat..bukan Hancur hati tapi CURAHAN HATI.




Manusia merupakan Subsistem yang terdiri dari beragam elemen. Bukan hanya jantung, mata atau hati melainkan banyak komponen yang lain lagi. Semua elemen-elemen itu properasi dengan standar yang telah ditentukan dari hasil awal penciptaannya. Sehingga manusia tidak bisa lari dari apa yang telah terprogram tersebut. Seperti hati akan merasa senang dan terkadang sedih. Juga mata terkadang melihat tapi tak jarang juga ia buta. Dan begitu pula dengan akal, terkadang ia pintar adakalanya ia tidak berfungsi sama sekali.

Kenapa demikian?

Pada umumnya, manusia selain dipengaruhi yang telah ada pada dirinya secara natural juga dipengaruhi faktor-faktor yang ada di sekelilingnya. Semua ini memberi dampak pada seseorang itu baik secara langsung atau tidak langsung.
Ketika mata menyaksikan seorang ibu meninggal dunia sementara ia mempunyai anak yang masih menyusi. Jelaslah ketika itu hati kita merasa pilu. Itulah keberkaitan sitem yang telah di anugrah berdasarkan sifatnya oleh karena itu sedih dianggap merupakan fitrah yang ada pada makhluk keinsanan. Dalam menguak permasalahan ini, ketika hati sedang  di landa kesedihan hendaklah kita menghadapinya dengan benar dengan tidak menjadikan kesedian itu benih kehancuran hidup. Bahwa sedih dan gembira bukanlah suatu hal yang berjalan dalam lingkaran yang berbeda dalam jiwa manusia melainkan dua komponen yang berjalan seiring dan saling melengkapi. Pernakah terpikirkan bahwa terkadang kesedihan yang kita rasakan saat ini dulunya sesuatu yang mengembirakan. Dan ketika kita bergembira lihatlah dulunya perkara yang mengembirakan itu sesuatu yang membuat kita sedih.

Apa penyebab terkadang kita merasa begitu sedih?

Sedih, merupakan elemen dari subsistem yang ada dalam diri manusia. Ia akan memberi respon apabila bertemu dengan sesuatu yang menggeraknya seperti magnet ia hanya akan menarik besi. Tidak kayu. Perkara itu wajar dan sah-sah saja dipandang dari suduk kemanusian. Menusia yang paling bisa memanajemen kesedihan ia akan berusaha untuk menekan sekuat mungkin kadar kesedihan itu sehingga tidak melampaui batas. Apabila kesediha ini terlalu berlebihan akan menyebabkan penyakit. Contohnya susah tidur, tiada nafsu makan dan perasaan tertekan. Dari permasalahan sederahana ini akan menimbulkan gejala yang serius seperti liver, strok, darah tinggi dan sebagainya.

Perkara yang menyebabkan hati menjadi sedih dikarenakan ia kosong dari sesuatu yang menghibur. Oleh karna itu buatkanlah tindakan-tindakan yang mengembirakan hati tersebut yang dapat mengisi kekosongannya. Dengan demikian kesedihan akan terusir oleh persaan baru yang mengembirakan itu. Dalam hal ini anda harus melakukan sesuatu yang menjadi hobi, kegemaran dan apa saja perakara yang membuat anda terhibur. Selagi ia tidak mendatangkan masalah.

Bagaimana cara mengatasi kesedihan?

1.       Cobalah untuk tidak bermanja-manaja dengan perasaan tersebut dengan cara singkirkan ia perlahan-lahan dari pemikiran. Seperti mencari kesibukan, fokus pada cita-cita dan hindari dari bersendiri.
2.       Luahkanlah perasaan sedih tersebut tidak hanya melalui teman tapi bisa juga melalui pena, bercerita sehingga batin benar-benar bersih dari rasa kesedihan karena persaan itu telah ditumpahkan sepenuhnya.
3.       Jika kita mersa sedih, pasti ada penyebabnya. Telitilah kembali penyebab tersebut kemudian Tanyakan pada diri sendiri “kenapa saya sedih?”
4.       Hiburlah hati dengan menukar cara berpikir yang negatif kepada positif. Caranya dengan mengalihkan pandangan dalam menyikapi masalah tidak cenderung memikirkan yang bukan-bukan.
5.       Fokuskan jalan hidup anda, dengan demikian anda berjalan menuju sasaran-sasaran yang telah terprogram. Kesedihan itu bisa juga disebabkan jalan hidup tidak menentu yang pada akhirnya membawa rasa rendah diri, merasa minder dan tertekan.
6.       Hiburkan hati dengan menggunakan perkataan-perkataan yang membuat jiwa terasa tenteram dalam menganggap dan menilai diri sendiri. Cara ini adalah latihan untuk menumbuhkan rasa percaya diri yang tinggi dan jalan membina konsep diri yang lebih positif untuk menjadi diri sendiri.


***

Analogi dan Motivasi: Belajar mengatasi masalah tanpa masalah



Hidup adalah masalah. Berani hidup berarti berani menghadapi masalah karena masalah adalah aturan kehidupan yang membaur menjadi satu dalam nafas kehidupan. Jika masalah sudah tidak ada maka secara otomatis nafas kehidupan juga telah berakhir. Masalah itu memilik beragam peringat dari yang sederahana, sedang sampai yang ekstrim. Kemudian masalah ini bersifat relatif tergantung bagaimana seseorang itu menyikapinya dan sejauh mana ia menjadi beban terhadap jiwa individu tersebut. Bagi sesetengah orang ditinggalkan orang tua bukan suatu masalah yang besar tapi sewaktu diputuskan pacar menyebabkan bunuh diri. Ketika kita melihat contoh seperti ini maka kesimpulannya besar kecil masalah itu bersifat relatif tergantung sejauh mana persepsi seseorang itu dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahannya tersebut.

Melihat fenomena yang terjadi dalam masyarakat ataupun keluarga bahkan dalam diri kita sendiri. Timbulnya masalah itu apabila terjadi konflik, benturan-benturan dan emosi mengalami kesakitan. Apabila seseorang itu tidak siap menerima hal demikian ia akan menjadikan perkara tersebut merupakan masalah dalam hidupnya. Masalah itu sendiri merupakan perangsang kepada pemikiran dan rancangan. Seandainya tidak ada masalah maka otak manusia akan beku dikarenakan tidak ada yang memotorinya untuk berpikir. Jadi wajar jika masalah itu dianggap sebagai motor penggerak kepada pemikiran dan kreativitas. Sehingga dengan demikian manusia terdorong untuk berpikir bagaimana cara mencari solusi dan juga terdorong untuk selalu membuat modivikasi dalam hidupnya untuk disesuaikan dengan masalah tersebut. Dengan demikian siklus kehidupan terus melaju dengan pesat aturan kehidupan berjalan seimbang. Sebenarnya masalah itulah yang menjadikan manusia terbebas dari masalah. Seperti masalah ingin samapi ketempat yang jauh dengan waktu yang cepat. Akhirnya timbul ide untuk mebuat mobil, kapal terbang dan lainnya. Masalah untuk menutupi kebutuhan ekonomi, membuat manusia rela bekerja memeras keringat.

Bagaimana cara menghadapi masalah dengan benar?

Seperti yang diterangkan di atas masalah itu dipandang besar kecilnya kembali kepada manusia yang menyikapinya. Jadi besar ringan atau berat suatu permasalah tergantung kepada kesanggupan seseorang dalam mengembannya. Masalah akan tersa sempit apabila kita menyempit ruang gerak hati kita sehingga apapabila masalah memenuhi hati tersebut maka ia semakin menyempit dan terasa sesak.  Cara mengahadapi masalah yang benar dengan berlapang dada, dalam arti yang mudah difahami dengan meluaskan  hati sehingga masalah menjadi ringgan. Hati memiliki dua unsur yang terdiri dari bentuknya yang berwujud fizikal dan metafisik. Apabila kita melihat hati dari hukum fizik maka tidak ada ubahnya ia sama juga seperti benda-benda lain yang wujud di alam ini.  Satu liter air apabila dimasuk dalam gelas yang berukuran kecil akan tertumpah tapi coba masukkan satu liter air tersebut ke dalam tong yang besar jelas air tersebut kelihatan sangat sedikit. Begitu juga hati seandainya ia diperluaskan maka suatu masalah akan terlihat kecil dan terasa ringgan.

Bagaimana cara membuat hati menjadi lapang ketika menerima masalah?

Dengan berpikir rasional. Jawaban tersebut kelihatan singkat tapi mencakupi permasalahannya. Kenapa saya katakan demikian?

Yang membuat hati menjadi sempit, suatu permasalahan akan menjadi masalah apabila manusia menginginkan untuk mengatur kehidupan. Jadi ia mau sesuatu itu berlaku menurut apa yang ia pikirkan, rasakan dan inginkan. Sehingga ketika sesuatu terjadi dalam hidupnya tidak seperti apa yang diharapkan, seperti apa yang dicita-citakan maka ia akan kecewa. Jika seandainya kehidupan itu mengikuti kehendak orang tersebut niscaya hancurlah langit dan bumi. Tapi tidak, semuanya telah terprogram di atas garis yang telah ditentukan secara azali sebelum manusia itu bernafas di alam ini. Jelasnya, manusia yang mengikut atuaran itu bukan aturan tersebut mengikuti manusia. 
Jikalau kita sadar bahwa kita yang mengikuti aturan tersebut, berarti apa yang terjadi diluar kontrol diri kita. Dan selama kita berusaha untuk melawan sisitem yang telah terprogaram demikian maka selama itu pula kita akan merasa keletihan. Ambil contoh yang kecil saja. Air sungai mengalir mengikuti arus dan silakan anda berenang untuk melawan arus tersebut. Sunggai tidak akan menyerah tapi anda sendiri yang akan kewalahan. Lebih kurang seperti itu lah arus kehidupan ia akan mengalir mengikuti arusnya dan siapa yang hidup dengan menentang arusnya maka ia akan terbenam dalam kesedihan, frustasi bahkan bisa juga gila.

Meyelesaikan masalah dengan benar, berpikiran rasional dalam menyikapi masalah serta mengikuti irama masalah tersebut sambil mencari penyelesaiannya. Itulah cara mendamaikan hati dalam berdepan dengan masalah.

Pesan dan kesan

Terimalah dan jalani hidup apa adanya dengan wajar bukan dipaksa niscaya anda akan mengangap masalah bukanlah suatu masalah melainkan jalan untuk menyelesaikan masalah.



Minggu, 25 September 2011

Solusi: meredam api cemburu dan cara mengatasinya “…bahkan Allah lebih cemburu.”



Kecemburuan merupakan asas cinta yang mendalam, petanda baik. Bahkan di dalam Islam itu sendiri semakin tinggi kecintaan seseorang muslim dengan agamanya semakin tinggi tingkat kecemburuannya. Ini menandakan bahwa rasa cemburu berada di peringkat yang paling tinggi dalam lingkaran perasaan manusia. Kenapa dikatakan demikian; sebab semakin tinggi tingkat kecintaan pada sesuatu maka otomatis perasaan orang tersebut merasa takut kehilangan sesuatu yang ia kasihi. Cinta kepada Allah timbulnya rasa cemburu kepada orang yang menyekutukannya. Cinta kepada Raulullah s.a.w. menyebabkan rasa cemburu pada orang yang tidak mengikuti ajaran beliau. Begitupula cinta kita pada seseorang. Suatu hari pristiwa penting berlaku di masa Rasulullah s.a.w. ada seorang sahabat yang begitu kontras menunjukkan kecemburuannya di depan Nabi s.a.w. melihat keadaan demikian para sahabat yang hadir terheran-heran melihat prilaku kawannya tersebut lantas Rasulullah bersabda: “Kenapa kalian kelihatan aneh, aku lebih cemburu daripada dia. Dan Allah lebih cemburu lagi daripadaku”.([1])

Namun kecemburuan Allah tidak sama seperti kecemburuan mansuia, kecemburuan Allah jika ada hambaNya yang melakukan dosa dan gemar malakukan maksiat. Allah sangat menyanyangi hambaNya. Kasih saying Allah kepada hambaNya melebihi kasih seorang ibu pada bayinya, apalagi hamba tersebut beriman dan bertaqwa padaNya.

Jikalau rasa cemburu ini telah sirna dalam jiwa seseorang, ia tidak peduli lagi bersifat cuek dan masa bodoh dengan apa yang dilakukan pasangan, yang penting hubungannya masih tetap berjalan. Masalah mau selingkuh, mau gonta ganti pasangan sudah tidak diambil pening kepala. Orang yang telah mati rasa cemburunya ini nimakan Dayus dan ia termasuk penghuni neraka.([2])

Jalan keluar dalam menyelesaikan kecemburuan
Jika kebetulan berhadapan dengan masalah ini alangkah baiknya seandainya kita dapat menghadapinya dengan kepala dingin dan berlapang dada. Gunakan pendekatan yang lebih bijak pada pasangan anda, tidak beremosi. Sehingga hubungan anda akan tetap terjaga. Berapa banyak hubungan cinta yang sirna karena dibakar api cemburu. Dan berapa banyak ikatan perkawinan yang terpaksa bubaran karena cembru. Oleh karena itu cemburu merupakan pisau bermata dua. Sumber ketulusan cinta dan pematik api kehancuran rumah tangga. Berhati-hatilah dalam menyikapi hal ini.

“Jika rambut ada di dalam tepung ambilkan rambutnya jangan tumpahkan tempungnya.” Kata pepatah kuno tersebut ada benarnya juga. Jika kita berhadapan dengan masalah selesaikan masalah itu dengan memakai cara yang baik dan tepat tanpa efek samping. Dengan kata lain menyelesaikan masalah tanpa menambah masalah.

Cara-cara mengatasi kecemburuan pada pasangan anda:
1.      Jikalau sumber kecemburuan itu dari tetangga maka alangkah terhormatnya seseorang itu tidak mengamuk-ngamuk atau menyerang tetangganya tersebut. Dalam solusi ini jalan yang paling baik ialah pindah rumah.
2.      Seandainya kecemburuan berawal dari sms atu telpon. Pasangan anda ketahuan melakukan hubungan yang intim dengan orang lain lewat telpon. Dalam hal ini jalan kelur yang dipilih dengan mengganti card telpon tersebut dan segala yang menghubungkan pasangan anda dengan si dia di sekat. Lakukanlah dengan cara yang bijak sehingga tidak membuat pasangan anda marah.

3.      Gunakan pendekatan emosianal (perasaan) jangan memakai baku-hantan sebab masalah ini akan menjadi runcing. Pasangan anda akan membela mati-matian terhadap sangkaan-sangkaan yang di alamtkan pada dirinya walaupun ia jelas-jelas melakukan perbutan tersebut. Karena menurut hukum psikologi manusia; individu akan membuat pembelaan diri setiap benturan yang mengancamnya. Seandainya tidak dihadapi dengan benar masalah ini akan membawa kepada pertengkaran yang amat sangat.

4.      Coba meminta pertolongan orang dekat seperti kawan pasangan anda, atau orang tua, atau sipa saja yang anda percayai untuk menasihat pasangan anda tersebut dengan apa yang ia perbuat serta akibat yang bakal ia terima seandainya ia terus melakukan perbuatan itu.

5.      Jika segala macam usaha telah anda coba tapi tidak juga dapat menyadarkan pasangan anda, nasihat anda masuk kuping kiri keluar kuping kanan. Kian hari makin menggila, maka jalan keluarnya cobalah anda berbicara terus terang tentang hubungan anda mau dilanjutkan atau bagaimana. Jika pasangan anda benar-benar mencintai anda jelas ia akan memilh untuk meneruskan hubungannya dengan anda. Jika tidak, dan anda kurang terima dengan sikapnya itu, merasa tidak bahagia dan tersiksa untuk apa lagi dipertahankan. Memang pertemuannya mungkin sampai di situ. Itulah kenyataannya yang harus diterima.

Kata kunci terpenting dalam membina hubungan anda selalu berperasangka baik terhadap pasangan anda. Demikainlah uraian yang singkat ini semoga bermamfaat. Selamat mencoba.





[1] (Sarh al-Hadist, kalimat lengkapnya lihat Sahih Muslim).
[2]  (Sarh al-Hadist, kalimat lengkapnya lihat  dalam Sunan Tirmizi dan Abu Daud)

Rabu, 21 September 2011

Motivasi: Kisah sukses mbak Umi wanita karir


Tersentuh kekaguman hati menyaksikan kisah sukses ‘sang penakluk’ wanita karir yang berhasil menjalani multi dimensi sisi kehidupan ketika tidak semua orang mampu untuk menjadi demikian. Umumnya setiap orang menginginkan untuk sukses tapi haya mereka yang benar-benar mampu yang bisa meraihnya. Pahit getir kehidupan bukanlah batu penghalang bagi beliau untuk mencapai kesuksesan. Rintangan bukanlah satu alasan untuk ia menjadi lemah bahkan sebaliknya. Benar, banyak orang-orang besar dalam sejarah karena mereka memiliki kemauan besar. Kenapa terkadang kita merasa cepat putus asa? Dan apa alasannya?

Kisah ini semoga dapat membuka mata hati yang buta, bagi telingga yang mau mendengar.

Beragam fenomena yang terjadi fakta berbicara, mengungkap rahasia di balik rahasia kisah seorang wanita karir yang sukses dalam menggapai cita-cita bergelut dengan waktu yang sesak dan tanggung jawab yang melimpah. Di samping tanggung jawab sebagai seorang ibu rumah tangga seabrek pekerjaan kantor membludak minta diselesaikan. Namun ia mampu menjadi yang terbaik dalam sekian banyak tanggung jawab yang dibebankan. Inilah jalan yang membawanya menjadi wanita karir yang sukses. Sikap optimis itu tersimpul dari seyum yang menawan di balik kelembutan wajahnya yang penuh keibuan ternyata menyimpan sosok wanita yang berkemauan keras dan penuh dedikasi dalam menjalankan tugas.

Bila kita mengungkap rahasia di balik kisah sukses beliau dengan meneteskan air mata anda akan menyaksikan adegan pilu itu bagaimana pahit dan getir sisi-sisi jalan yang harus ia lalui. Jalan yang tidak selalu mendatar tapi menurun dan mendaki terkadang penuh onak dan duri. Kesuksesan yang ia raih bukan secara kebetulan melainkan harus dibayar mahal dengan pengorbanan dan tidak ada pengorbanan tanpa perjuangan. Tidak pernah menyerah menghadapi setiap rintangan yang datang menerjang tetap bersemangat dengan penuh keyakinan. Sosok kekuatan itu dapat disaksikan dari ucapannya, “saya tidak mau menyerah pada nasib, saya harus menjadi yang terbaik”.

Kata-kata itu keluar bersama kekutan semangat bajanya yang begitu tegar. Penuh rasa percaya diri yang tinggi adalah modal utamanya dalam berkarya. Bukan saja menginginkan yang terbaik tapi selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam keadaan apapun dan di manapun ia berada. Itulah rahasia suksesnya.

Prinsip ini benar, dan dibenarkan. Bila kita membaca catatan mengenai orang-orang yang sukses dalam hidupnya maka kita akan temui kesamaan sikap mereka. Bagaimana keteguhan hati siti Hajar ketika berdepan dengan masalah yang begitu rumit. Dan juga ketabahan Khadijah dalam mendampingi Nabi s.aw. Jika kita kembali ke tahun 1915 ketika Amerika tercengang. Selama lebih dari setahun daratan Eropa berlumuran darah, perang saudara terus berkecamuk membuat semua orang kebingungan dan tak ada satupun yang tahu bagaimana cara penyelesaiannya.

 Adakah masalah ini dapat diselesaikan?

Saat semua orang terbius dalam kebingungan, Woodrow Wilson berani tampil untuk mencobanya dengan rasa percaya diri dan penuh keyakinan akhirnya beliau mampu mengatasi keadaan yang kacau bilau dengan gemilang. Anda pasti kenal Napoleon seorang kopral rendahan yang selalu diejek temannya karena memiliki postur tubuh yang tidak layak menjadi seorang tentara. Namun akhirnya apa yang terjadi.

Jika Ingin melihat daya kekutan seseorang itu, maka cukuplah kita buktikan sejauh mana ia dapat mengatasi masalah yang paling sulit dalam hidupnya. Lantas ia mampu keluar menjadi pemenang. Menurut pengesahan pakar psikologi dan ahli-ahli motivasi antara konsep sukses secara umum meliputi dua faktor penting:
1.   Faktor internal (dalam diri). Faktor ini mencakupi semangat juang yang tinggi, tabah, ikhlas dan selalu berusaha tidak cepat putus asa.
2.   Faktor eksternal (luar diri). Termasuklah kesempatan, peluang, pelatihan dan kecekapan dan selalu berbenah diri.

Kembali Menganalisa hasil-hasil temuan pakar psikolog mengenai kemampuan di atas maka kesimpulannya lebih menekankan tentang perlunya membenahi faktor-faktor yang wujud dalam diri manusia itu sendiri (self-concept) sebelum ia melangkah lebih jauh. Diyakini kekuatan inilah yang akan menjadikan manusia itu 'sang penakluk' yang mampu mendobrak tembok-tembok penghalang. Selain itu, mereka yang memiliki self-concept yang kacau akan menyebabkan rendahnya daya tahan tubuh, lemah ketika menerima benturan-benturan baik yang berbentuk fisik maupun psikis, cepat menyerah sebelum berakhirnya perjuangan. Mereka itulah orang-orang yang ‘bermental kerupuk’, berani hidup tapi tidak memiliki keberanian memperjuangkannya.

                                                                       ***

Rabu, 07 September 2011

Asal Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia



Bahasa Indonesia terbentuk dari bahasa kesusteraan Melayu lama, yang pernah disebut juga bahasa Melayu-Riua atau Melayu-Johor. Walaupun bahasa Indonesia telah mengalami perkembangan dan modernisasi namun dasarnya tetap asli. Sebab itulah dalam ilmu bahasa dan ilmu perbandingan bahasa namanya disebut bahasa Melayu, supaya jangan terjadi kekeliruan dengan bahasa-bahasa daerah lain di Indonesia. Nama ‘Melayu’ dalam bahasa kuno ‘Malayu’ perkataan ini dijumpai pertama kalinya nama sebuah kerajaan tua di daerah Jambi Sumatera yang terletak dikepulauan Indonesia. Kerajaan itu menurut para sejarawan berdiri di tepi sungai Batang Hari Jambi. Kerajaan ini merupakan transmigran sebuah kerajaan India kuno, berbentuk kerajaan kecil itu diatur menurut adat istiadat India. Seperti gelar raja, bahasa dan bentuk-bentuk budaya lainnya.

Kemudian abad ke-7 kerajaan Malayu tersebut ditaklukkan oleh kerajaan Shriwijaya (sekarang dieja Sriwijaya) dan baru dapat membebaskan diri pada kahir abad ke-12. Kerajaan Shriwijaya itu pula berasal dari imigran sebuah kerajaan India yang memkai adat istiadat India dan bahasa Sangskerta pula. Kerajaan Shriwijaya ini banyak prasasti peninggalannya ditemui di Palembang-Indonesia, terutama di kepulauan Bangka dan sekitara Bandar Palembang. Menurut pakar sejarah di sinilah letak tapak kerajaan Shriwijaya itu. Sementara di Jambi juga ditemui prasasti yang diduga besar kemungkinan daerah jajahannya. Selama 500 tahun kerajaan Malayu Jambi di jajah Shriwijaya sehingga ketika tahun 1024 M, kerajaan Shriwijaya diserang oleh kerajaan Cholamandala di India dan Shriwijaya dapat dikalahkan. Kemudian Shriwijaya memindahkan pusat pemerintahannya ke Malayu (Jambi) dan kota itu menurut catatan sejarah dikenal dengan Melayur.

Setelah Islam mulai berkembang dengan cepat dan meluas peranannya dapat mempengaruhi ajaran Hindu yang banyak mengalami perubahan kebudayaan. Dengan masuknya pengaruh kebudayaan Islam berakhirlah kerajaan Malayu dan kerajaan Hindu tersebut. Berdasarkan penelitian para sejarawan tidak ada kesusteraan yang ditinggalkan melainkan pengaruh bahasanya.

Walaupun bahasa Melayu saat ini mengalami perubahan diaek yang berbeda-beda mengikut perkembangannya namun ia tetap bersal dari induk bahasa yang sama iaitu bahasa sangskerta dan pegaruh bahasa Arab. Sejarah membuktikan perbandingan antara tulisan-tulisan prasasti peninggalan kerajaan Shriwijaya memiliki bentuk bahasa yang sama dengan bahasa Melayu saat ini lihat contoh berikut:

Bahasa Sangskerta,  vulan=bulan/ Sumpah=sumpah/ Java=jawa/ bhumi=bumi.

Bahasa Arab, wujud=wujud/ insan=insan/ hak=hak/ bab-bab.

Bukti perkataan tersebut banyak dijumpai di prasasti peningalan kerjaan Sriwijaya dan kerajaan Islam kuno di kepulaun Nusantara.  Jadi dapat disimpulkan wujudnya bahasa Melayu baru dari kebudayaan Melayu lama yang terbentuk dari campuran antara bahasa Sangskerta dan bahas Arab. Kemudian mengenai bahasa Sangskerta berasal dari induk bahasanya iaitu Austronesia. Karana menurut ahli perbandingan bahasa ciri bahasa Autronesia tidak ada perbedaan untuk kata ganti seperti “Dia” dalam Inggris she/he. Tapi tidak ditemui dalam bentuk bahasa Autronesia.

Indeks
Dr. C. A. Mess. Tata Bahasa dan Tata Klimat. Diterbitkan di Bandung 1965. Di cetak kembali University of Malay Press 1969 Kuala Lumpur. 
Dr. N.J. Krom, Hindoe-Javaasnsche Geschiedenis, hal 131.
Majumdar. An Advanced History of Iindia, Jil I, hal,211.